belajar bikin bakso sapiii

Terinspirasi teman yg daging qurbannya dibikin bakso, saya jg pingin bikin. Resepnya spt ini :

BAKSO DAGING
Bahan2 (foto bawah kiri)
-250gr daging sapi tanpa lemak giling halus
-2 siung bawang putih iris tipis
-1 siung bawang merah iris tipis
-2 cube es batu
-3 sdm tepung tapioka
-Garam secukupnya
-merica/lada bubuk secukupnya

Cara Membuat :
-Goreng duo bawang lalu haluskan
-Campur semua bahan di food processor (saya pake blender)
-Lalu bulat2 dengan 2 sendok
-Rebus di air mendidih dan biarkan mengapung

Hasil baksonya seperti foto di bawah (kanan), gak mulus hiks, brunjul2 kayak bakso urat

Sungguh penasaran, kenapa ya kok bakso saya gak mulus.. Tetiba di wall saya muncul postingan seorang teman yang bernasib sama seperti saya (dan juga menggunakan resep bakso yg sama, sptnya sumbernya sama hihi), nah dari komen dari bunda Martiani Ani, saya dapat link ini :
http://www.justtryandtaste.com/2013/02/homemade-bakso-daging-sapi-percayalah.html?m=1

Pas baca, ternyataaaa..ada beberapa tips yg terlewat. Berhubung masih punya daging giling, ulang lagi bikin bakso, walau ada bbrp bahan dari JTT di atas yg saya skip (saya gak pakai kaldu blok, gak pakai kecap asin, gak baking powder dan gak pakai baking soda), hasilnyaaa? Taraaa..kali ini bakso saya mulus dan kenyal.. Alhamdulillah..

Ini resepnya :

Bahan:
– 500 gram daging sapi, pilih yang
bebas lemak sama sekali, potong
kubus kecil
– 125 ml air es
– 1 sendok makan kecap ikan (tidak pakai)
– 2 sendok teh garam (tambahkan
jika kurang asin)
– 1 sendok teh kaldu bubuk (tidak pakai)
– 7 siung bawang putih, haluskan
– 3 siung bawang merah, haluskan
– 1 butir telur
– 2 sendok makan tepung kanji/
tapioka
– 1 1/4 sendok teh baking powder double acting (tdk pakai)
– 1/2 sendok teh baking soda (tdk pakai)
– 1 sendok teh gula pasir
– 1/2 sendok makan minyak sayur
– 1 sendok teh merica bubuk

Cara membuat:
– Siapkan daging sapi, buang lemak-
lemak yang melekat. Potong bentuk
kubus. Masukkan ke dalam food
processor (kalau saya pakai blender)
– Proses hingga daging benar-benar
halus dan tidak ada serat yang
terlihat sama sekali. Bagian menghaluskan ini
sangat penting, jika daging masih
berserat maka akan terbentuk
gumpalan saat bakso direbus,
membuat bakso berbintil-bintil, tidak
mulus dan tidak kenyal.
– Tambahkan 5 sendok makan air es,
jangan sekaligus ya, tambahkan
sesendok demi sesendok sambil
daging terus diproses hingga
terbentuk pasta yang kental.
– Dalam mangkuk kecil, masukkan sisa
air es, dan bumbu2 dan minyak sayur. Aduk hingga rata.
– Tuangkan larutan ini ke dalam
gilingan daging, biarkan sejenak
hingga meresap kemudian giling
kembali adonan daging hingga
bumbu tercampur dengan baik.
– Tuangkan adonan daging yang telah
dihaluskan ke dalam mangkuk agak
besar. Test rasanya dengan merebus
1/2 sendok teh adonan ke dalam air
mendidih. Jika masih kurang asin,
tambahkan garam atau lebih mudah
tambahkan kecap asin dan aduk
rata. Kecap asin berbentuk cairan
mudah tercampur rata di dalam
adonan dibandingkan garam.
– Tutup mangkuk berisi adonan daging
dengan plastik wrap. Simpan di
dalam freezer selama 30 menit.
– Rebus panci berisi air hingga
mendidih. Ketika air telah mendidih,
matikan api kompor. Siapkan
mangkuk kecil berisi air es di dekat
mangkuk adonan daging yang anda
buat, kita memerlukan air es ini
untuk membasahkan tangan saat
mencetak bakso. Tangan yang basah
akan membuat adonan menjadi
smooth dan licin sehingga permukaan
bakso menjadi halus dan tidak pecah
merekah saat di rebus. Selain itu
juga untuk mencegah adonan
menempel di tangan.
– Basahkan tangan anda dengan
mencelupkannya ke dalam mangkuk
air es. Ambil 1 genggam adonan
bakso, bentuk adonan bulat2.
– Hidupkan kompor, gunakan api yang
sangat kecil, jaga jangan sampai air
menjadi mendidih dan meletup.
Kita akan merebus bakso secara
perlahan di api yang kecil, cara ini
akan membuat bakso menjadi elastis.
– Jika bakso mulai mengapung di
permukaan air, biarkan selama
beberapa saat untuk memastikan
bakso benar-benar matang. Test
kematangan bakso dengan
mengambil satu buah bakso dan
membelahnya, jika bagian dalamnya
masih berwarna pink, rebus kembali
beberapa saat.
– Siapkan mangkuk/baskom besar
berisi es. Ambil bakso yang telah
matang, masukkan ke dalam air es
dan biarkan hingga dingin. Jika bakso
telah dingin, gunakan sesuai
keperluan atau bekukan di freezer.

Akhirnya jd juga bakso sapinya (foto atas kiri). Tapi berhubung bosen makan bakso kuah, kali ini, baksonya dicelup ke putih telur, digulir ke tepung roti, trus digoreng, jadi bakso goreng (foto atas kanan). Dicemil sambil nonton ninja hatori

Advertisements

kiat lolos tes kematangan

Dalam setiap ujian CPNS maupun BUMN akan selalu dihadapkan pada beberapa jenis tes. Setiap tahun meski soal-soalnya dibuat bervariasi, namun sebagai garis besar ada beberapa jenis tes yang diujikan. Berikut ini Anda akan mengenal lebih dekat dengan jenis-jenis materi soal CPNS yang selalu menjadi momok dalam setiap ujian penerimaan CPNS.
A. Tes Kompetensi Standar.
Bagi Anda yang sudah beberapa kali mencoba ujian CPNS, tentu sudah tidak asing dengan tes ini. Setiap departemen/instansi pemerintah akan selalu menggunakan jenis tes ini sebagai saringan standar. Ada beberapa macam ujian yang termasuk Tes Kompetensi Dasar.
1.Tes Pengetahuan Umum (TPU)
Pada tes jenis ini, seluruh pengetahuan Anda mengenai hal-hal umum akan diuji. Hal-hal umum tersebut meliputi pemahaman Anda mengenai kebijakan pemerintah, undang-undang, sejarah hingga perkembangan informasi dan teknologi terkini yang sedang hangat-hangatnya. Kesulitannya adalah Anda perlu butuh waktu yang cukup untuk bisa mempelajari dan mengingat semua hal tersebut.
Beberapa hal yang terkini, seperti perkembangan berita dan teknologi informasi terbaru mungkin masih bisa Anda kuasai. Namun hal yang berkaitan dengan kebijakan pemerintah, undang-undang dan sejarah cukup menyulitkan, kecuali jika ini menjadi bidang pendidikan Anda.
Trik menghadapinya:
Trik yang bisa Anda gunakan untuk melewati tes ini adalah selalu dengan memulai dari yang mudah dan terbaru. Untuk teknologi dan berita atau issue nasional, Anda dapat merujuk ke surat kabar atau internet. Carilah informasi sebanyak-banyaknya dan gunakan dalam pembicaraan harian Anda. Dengan diskusi ringan seputar berita nasional akan memudahkan Anda mengingat tanpa perlu menghafalkannya.
Untuk kebijakan pemerintah, memang cukup menantang untuk menghafalnya, ditambah lagi karena Anda tidak pernah menghafalkannya sejak lulus kuliah atau bahkan lulus SMU. Anda bisa memulai mencari bahan-bahan seputar undang-undang, kebijakan pemerintah dan pancasila di toko-toko buku. Anda bisa mulai dengan membahas kebijakan pemerintah terbaru, misalnya seputar kenaikan BBM, otonomi daerah, pembentukan mahkamah konstitusi dan KPK, atau issue-issue terbaru lainnya. Issue mengenai otonomi daerah dan implementasinya selalu menarik pembuat soal CPNS. Demikian pula dengan amandemen UUD 1945, pastikan Anda menghafalkan hal tersebut. Anda juga sangat perlu untuk mengetahui dengan jelas apa yang terjadi pada setiap amandemen, garis besarnya saja, tidak perlu detail, dan pelajari pula mengenai pokok pikiran atau garis besar isi undang-undang dasar. Modal ini akan sangat mempengaruhi pemahaman Anda akan kebijakan pemerintah dan undang-undang lainnya
.
2.Tes Bakat Skolastik (TBS)
Psikotes. Mungkin kata itu yang paling dekat artinya di masyarakat kita. Anda juga akan diminta untuk mengerjakan jenis soal ini. Ada beberapa tipe soal yang menjadi primadona dalam setiap tes bakat skolastik.
Deret Angka,
Dalam jenis soal ini, Anda akan diberikan deret beberapa Angka, dan Anda diharuskan untuk menebak dua angka berikutnya.
contoh: 7 8 10 13 ? ?
Dalam soal tersebut, Anda akan faham bahwa setiap angka berikutnya ditambahkan masing-masing 1, 2 dan 3, maka 2 angka selanjutnya pasti ditambahkan dengan 4 dan 5. Sehingga dua angka berikutnya pastilah 17 (13+4) dan 22 (17+5).
mudah bukan?:)
Aritmatika dasar,
Anda akan diuji kembali dasar-dasar aritmatika yang Anda pelajari di tingkat SMU. Soal-soal yang paling banyak keluar seputar luas dan volume bangun ruang, kecepatan, peluang dan penyelesaian persamaan.
Sinonim dan Antonim,
Soal ini cukup mudah, selama perbendaharaan kata yang Anda miliki cukup baik dan banyak. Anda akan banyak menjumpai kata-kata formal yang sering digunakan dalam surat kabar atau artikel ilmiah. Pastikan Anda sering membaca surat kabar atau artikel untuk menambah perbendaharaan kata Anda.
Logika,
Jenis soal ini sangat menarik, namun cukup membuat kita mengernyitkan dahi untuk benar-benar memahami soal tersebut. Soal yang dikeluarkan terkait dengan pemahaman Anda terhadap premis-premis aritmatik.
Misal: Jika A=B dan B>C, maka A>C
Analogi,
Tes yang satu ini benar-benar membuat Anda cerdas membayangkan dan mencari kesamaan suatu hal, untuk menggunakannya pada persamaan lain.
Misal: Laut –> Ikan, maka Langit –> Bintang (terkandung didalamnya)
Tivi –> Antena, maka Ceramah –> Telinga (alat yang digunakan)
Sepakbola –> Supporter, maka Judi –> ??? apa kira-kira?
Trik menghadapinya:
Tidak ada alasan lain, Anda harus sering-sering latihan mengerjakan tes bakat skolastik. Cari buku dan contoh soal sebanyak-banyaknya sehingga Anda dapat melatih mengerjakan soal ini dengan baik dan cepat. Anda harus sangat peduli terhadap jenis tes ini. Tes bakat skolastik atau psikotes inilah yang paling menentukan apakah Anda akan lulus atau tidak dalam ujian CPNS ini. Yakinkanlah diri Anda siap menghadapi tes jenis ini saat ujian tiba. Anda dapat menggunakan kumpulan soal yang dapat Anda download secara gratis di http://infocpnsbumn.blogspot.com/2009/08/download-amunisi-cpns-anda.html
3.Tes Skala Kematangan (TSK)
Ini jenis soal yang sangat mudah. Anda tidak perlu banyak berfikir untuk mengerjakan jenis soal ini. Yang perlu Anda lakukan hanyalah menjawab dengan jujur pada setiap pertanyaan yang diajukan, karena ujung-ujungnya dari soal ini adalah menguji konsistensi jawaban dan kejujuran Anda. Jangan sekali-kali menjawab yang Anda fikir baik, karena akan banyak jebakan di soal-soal berikutnya yang akan menguji konsistensi jawaban Anda.
Ada dua model soal, pilihan ganda (4 pilihan, yang menurut Anda paling mendekati jiwa Anda) dan (2 pilihan, yang lebih Anda suka)
misal:
Jika Anda mengetahui teman Anda menggunakan fasilitas kantor untuk kepentingan pribadi, apa yang akan Anda lakukan. a.membiarkan, b.menegur, c.lapor atasan, d.ikut menggunakan.
Mana yang lebih Anda sukai, membaca buku atau buka facebook? buka facebook atau makan bareng di restoran? membaca buku atau menonton tivi? menonton tivi atau buka facebook?

Begitulah soal kadang diulang, untuk menguji konsistensi Anda. Jadi triknya adalah jujurlah, dan nikmatilah semua pertanyaan, Anda akan mendapati Anda lebih konsisten dibanding membohongi diri Anda sendiri.

 

repost from: http://caretohumanity.blogspot.com/2009/11/kiat-mengerjakan-soal-skala-kematangan.html

Empat Pilar berbangsa dan bernegara

Setiap negara pasti mempunyai pondasi/pilar/dasar-dasar negara, begitu halnya juga dengan negara Indonesia, negara Indonesia mempunyai pilar-pilar dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, tidak hanya satu tetapi 4 pilar. Konsep ini digagas oleh alm Taufik Kiemas, beliau menggagas konsep ini mengingat empat pilar ini adalah mutlak dan tidak bisa dipisahkan dalam menjaga dan membangun keutuhan bangsa. Seperti halnya sebuah bangunan dimana untuk membuat bangunan tersebut menjadi kokoh dan kuat, dibutuhkan pilar-pilar atau penyangga agar bangunan tersebut dapat berdiri dengan kokoh dan kuat, begitu halnya juga dalam kehidupan berbangsa dan bernegara ini.

Lalu apa saja macam-macam 4 pilar dalam kehidupan berbangsa dan bernegara:

1. pancasila, Pancasila adalah ideologi dasar bagi negara Indonesia. Nama ini terdiri dari dua kata dari Sanskerta: pañca berarti lima dan śīla berarti prinsip atau asas. Pancasila merupakan rumusan dan pedoman kehidupan berbangsa dan bernegara bagi seluruh rakyat Indonesia.

Lima sendi utama penyusun Pancasila adalah Ketuhanan Yang Maha Esa, kemanusiaan yang adil dan beradab, persatuan Indonesia, kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan, dan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia, dan tercantum pada paragraf ke-4 Preambule (Pembukaan) Undang-undang Dasar 1945.

Meskipun terjadi perubahan kandungan dan urutan lima sila Pancasila yang berlangsung dalam beberapa tahap selama masa perumusan Pancasila pada tahun 1945, tanggal 1 Juni diperingati sebagai hari lahirnya Pancasila.

Sejarah Perumusan Pancasila

Dalam upaya merumuskan Pancasila sebagai dasar negara yang resmi, terdapat usulan-usulan pribadi yang dikemukakan dalam Badan Penyelidik Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia yaitu :

· Lima Dasar oleh Muhammad Yamin, yang berpidato pada tanggal 29 Mei 1945. Yamin merumuskan lima dasar sebagai berikut: Peri Kebangsaan, Peri Kemanusiaan, Peri Ketuhanan, Peri Kerakyatan, dan Kesejahteraan Rakyat. Dia menyatakan bahwa kelima sila yang dirumuskan itu berakar pada sejarah, peradaban, agama, dan hidup ketatanegaraan yang telah lama berkembang di Indonesia. Mohammad Hatta dalam memoarnya meragukan pidato Yamin tersebut.

· Panca Sila oleh Soekarno yang dikemukakan pada tanggal 1 Juni 1945 dalam pidato spontannya yang kemudian dikenal dengan judul “Lahirnya Pancasila“. Sukarno mengemukakan dasar-dasar sebagai berikut: Kebangsaan; Internasionalisme; Mufakat, dasar perwakilan, dasar permusyawaratan; Kesejahteraan; Ketuhanan. Nama Pancasila itu diucapkan oleh Soekarno dalam pidatonya pada tanggal 1 Juni itu, katanya:

Sekarang banyaknya prinsip: kebangsaan, internasionalisme, mufakat, kesejahteraan, dan ketuhanan, lima bilangannya. Namanya bukan Panca Dharma, tetapi saya namakan ini dengan petunjuk seorang teman kita ahli bahasa – namanya ialah Pancasila. Sila artinya azas atau dasar, dan diatas kelima dasar itulah kita mendirikan negara Indonesia, kekal dan abadi.

Setelah Rumusan Pancasila diterima sebagai dasar negara secara resmi beberapa dokumen penetapannya ialah :

· Rumusan Pertama : Piagam Jakarta (Jakarta Charter) – tanggal 22 Juni 1945

· Rumusan Kedua : Pembukaan Undang-undang Dasar – tanggal 18 Agustus 1945

· Rumusan Ketiga : Mukaddimah Konstitusi Republik Indonesia Serikat – tanggal 27 Desember 1949

· Rumusan Keempat : Mukaddimah Undang-undang Dasar Sementara – tanggal 15 Agustus 1950

· Rumusan Kelima : Rumusan Kedua yang dijiwai oleh Rumusan Pertama (merujuk Dekrit Presiden 5 Juli 1959)

2. Undang-Undang Dasar 1945, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, atau disingkat UUD 1945 atau UUD ‘45, adalah hukum dasar tertulis (basic law), konstitusi pemerintahan negara Republik Indonesia saat ini.

UUD 1945 disahkan sebagai undang-undang dasar negara oleh PPKI pada tanggal 18 Agustus 1945. Sejak tanggal 27 Desember 1949, di Indonesia berlaku Konstitusi RIS, dan sejak tanggal 17 Agustus 1950 di Indonesia berlaku UUDS 1950. Dekrit Presiden 5 Juli 1959 kembali memberlakukan UUD 1945, dengan dikukuhkan secara aklamasi oleh DPR pada tanggal 22 Juli 1959.

Pada kurun waktu tahun 1999-2002, UUD 1945 mengalami 4 kali perubahan (amandemen), yang mengubah susunan lembaga-lembaga dalam sistem ketatanegaraan Republik Indonesia.

Tujuan, Pokok, Fungsi UUD1945

• Landasan Konstitusional atas landasan ideal yaitu Pancasila

• Alat pengendalian sosial (a tool of social control)

• Alat untuk mengubah masyarakat ( a tool of social engineering)

• Alat ketertiban dan pengaturan masyarakat.

• Sarana mewujudkan keadilan sosial lahir dan batin.

• Sarana penggerak pembangunan.

• Fungsi kritis dalam hukum.

• Fungsi pengayoman

• Alat politik.

3. Bhinneka Tunggal Ika, Bhinneka Tunggal Ika adalah moto atau semboyan Indonesia. Frasa ini berasal dari bahasa Jawa Kuna dan seringkali diterjemahkan dengan kalimat “Berbeda-beda tetapi tetap satu”.

Diterjemahkan per patah kata, kata bhinneka berarti “beraneka ragam” atau berbeda-beda. Kata neka dalam bahasa Sanskerta berarti “macam” dan menjadi pembentuk kata “aneka” dalam Bahasa Indonesia. Kata tunggal berarti “satu”. Kata ika berarti “itu”. Secara harfiah Bhinneka Tunggal Ika diterjemahkan “Beraneka Satu Itu”, yang bermakna meskipun berbeda-beda tetapi pada hakikatnya bangsa Indonesia tetap adalah satu kesatuan. Semboyan ini digunakan untuk menggambarkan persatuan dan kesatuan Bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia yang terdiri atas beraneka ragam budaya, bahasa daerah, ras, suku bangsa, agama dan kepercayaan.

Kalimat ini merupakan kutipan dari sebuah kakawin Jawa Kuna yaitu kakawin Sutasoma, karangan Mpu Tantular semasa kerajaan Majapahit sekitarabad ke-14. Kakawin ini istimewa karena mengajarkan toleransi antara umat Hindu Siwa dengan umat Buddha.

Kutipan ini berasal dari pupuh 139, bait 5. Bait ini secara lengkap seperti di bawah ini:

Rwāneka dhātu winuwus Buddha Wiswa,

Bhinnêki rakwa ring apan kena parwanosen,

Mangka ng Jinatwa kalawan Śiwatatwa tunggal,

Bhinnêka tunggal ika tan hana dharma mangrwa.

Terjemahan:

Konon Buddha dan Siwa merupakan dua zat yang berbeda.

Mereka memang berbeda, tetapi bagaimanakah bisa dikenali?

Sebab kebenaran Jina (Buddha) dan Siwa adalah tunggal

Terpecah belahlah itu, tetapi satu jugalah itu. Tidak ada kerancuan dalam kebenaran.

4. NKRI (Negara Kesatuan Republik Indonesia), adalah bentuk dari negara Indonesia, dimana negara Indonesia yang merupakan negara kepulauan, selain itu juga bentuk negaranya adalah republik, kenapa NKRI, karena walaupun negara Indonesia terdiri dari banyak pulau, tetapi tetap merupakan suatu kesatuan dalam sebuah negara dan bangsa yang bernama Indonesia.

Keberadaan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) tidak dapat dipisahkan dari peristiwa Proklamasi Kemerdekaan 17 Agustus 1945, karena melalui peristiwa proklamasi tersebut bangsa Indonesia berhasil mendirikan negara sekaligus menyatakan kepada dunia luar (bangsa lain) bahwa sejak saat itu telah ada negara baru yaitu Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Apabila ditinjau dari sudut Hukum Tata Negara, Negara Kesatuan Republik Indonesia yang lahir pada tanggal 17 Agustus 1945 belum sempurna sebagai negara, mengingat saat itu Negara Kesatuan Republik Indonesia baru sebagian memiliki unsur konstitutif berdirinya negara. Untuk itu PPKI dalam sidangnya tanggal 18 Agustus 1945 telah melengkapi persyaratan berdirinya negara yaitu berupa pemerintah yang berdaulat dengan mengangkat Presiden dan Wakil Presiden, sehingga PPKI disebut sebagai pembentuk negara. Disamping itu PPKI juga telah menetapkan UUD 1945, dasar negara dan tujuan negara.

Para pendiri bangsa (the founding fathers) sepakat memilih bentuk negara kesatuan karena bentuk negara kesatuan itu dipandang paling cocok bagi bangsa Indonesia yang memiliki berbagai keanekaragaman, untuk mewujudkan paham negara integralistik (persatuan) yaitu negara hendak mengatasi segala paham individu atau golongan dan negara mengutamakan kepentingan umum.

Negara Kesatuan Republik Indonesia adalah negara yang dibentuk berdasarkan semangat kebangsaan (nasionalisme) oleh bangsa Indonesia yang bertujuan melindungi segenap bangsa dan seluruh tampah darah Indonesia, memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa dan ikut serta melaksanakan ketertiban dunia berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi dan keadilan sosil.

TUJUAN NKRI

Tujuan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) terdapat dalam Pembukaan Undang Undang Dasar 1945 alinea keempat yaitu “Kemudian daripada itu untuk membentuk suatu pemerintah Negara Indonesia yang melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia dan untuk memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa, dan ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi, dan keadilan sosial”.

Dari rumusan tersebut, tersirat adanya tujuan nasional/Negara yang ingin dicapai sekaligus merupakan tugas yang harus dilaksanakan oleh Negara, yaitu:

1. Melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia;

2. Memajukan kesejahteraan umum;

3. Mencerdaskan kehidupan bangsa;

4. Ikut serta melaksanakan ketertiban dunia berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi, dan keadilan social.

Setelah membahas apa saja 4 pilar berbangsa dan bernegara, lalu akan mencoba membahas kenapa 4 pilar tersebut penting untuk kehidupan berbangsa dan bernegara. Kalau kita hanya berpikir bahwa Pancasila sebagai dasar dan pandangan hidup bangsa Indonesia, juga sebagai alat pemersatu bangsa, UUD 1945 adalah merupakan konstitusi dalam bernegara. Dua hal ini saja sudah menjadi sesuatu yang sangat fundamental bagi bangsa Indonesia dalam menyelenggarakan negara, tetapi bagi Almarhum Taufik Kiemas, dua pilar ini belumlah cukup, beliau mengeluarkan gagasan Empat Pilar Berbangsa yakni, Pancasila, UUD 1945, Bhineka Tunggal Ika dan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Dalam pemikiran almarhum Empat Pilar ini adalah mutlak dan tidak bisa dipisahkan dalam menjaga dan membangun keutuhan bangsa.

lalu apakah implementasi empat pilar ini sudah terlaksana dengan baik, rasanya seperti jauh panggang dari api. Dua pilar Pancasila dan UUD 1945 saja masih belum terasa penerapannya. Pancasila baru saja masuk kedalam kurikulum pendidikan, sementara amanat UUD 1945 masih banyak yang diabaikan. Semangat persatuan dan kesatuan bangsa saat ini sudah mulai tercabik-cabik, dan itu pada akhirnya akan mengancam Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Keprihatinan terhadap hancurnya persatuan dan kesatuan bangsa inilah agaknya yang menginspirasi Taufik Kiemas mengeluarkan gagasan Empat Pilar Kebangsaan. Memang kalau dicermati empat pilar ini memanglah penyanggah persatuan dan kesatuan bangsa, dan empat pilar inilah yang menjadi inspirasi kekuatan para pejuang kemerdekaan Republik Indonesia, yang terus digelorakan sebagai penyemangat perjuangan mereka, lantas bagaimanakah dengan saat ini? Kita sudah kehilangan Roh ke empat pilar tersebut, melihat segala realita yang sedang terjadi di negara Indonesia ini.

Bangsa ini terutama para pemimpinnya sudah mengalami degradasi moral secara signifikan, melakukan tindak kejahatan korupsi bukan lagi dianggap sesuatu yang memalukan, kejahatan korupsi sudah dianggap prestasi dalam mengumpulkan pundi-pundi kekayaan, mengumpulkan kekayaan menjadi tugas utama mereka saat menjadi pejabat negara, sehingga tugas negara terabaikan begitu saja. Sungguh suatu hal yang sangat memilukan, melihat kondisi saat ini yang sudah tidak sesuai lagi dengan 4 pilar kehidupan berbangsa dan bernegara.

Mungkin sudah saatnya gagasan empat pilar oleh Taufik Kiemas tersebut sudah selayaknya dilanjutkan dan diimplementasikan secara benar, agar negara ini tidak melupakan bahwa negara ini mempunyai 4 pilar penting yang harus selalu dijaga dan juga harus dijalankan dalam setiap kehidupan berbangsa dan bernegara.

punya 2 anak cowok yg sedang tumbuh aktif itu butuh ‘mental tahan banting” :)))

tadi siang, waktu emaknya di dapur 2 bocah anteng aja di ruang tengah (tumben, biasanya tinggal bentar aja, salah satu pasti ada yg teriak ). tiba-tiba si ayah teriak #lohhh?? kaget pasti khaan.. “siniii, ndaa. liat tingkahnya mas gigih”. ternyata mereka asyik maen ‘barber shop-an’ tapi yg di gunting itu rambut beneran!! iya, rambutnya garda dibotakin sm gigih,tepat dibagian belakang atas kepala. dengan bangganya garda bilang “rambutkuu baguss nda, dipotong emas’ 😦

selanjutnyaa, waktu buat bobok siang. eehh koq bisa2nya gigih nyenggol 2 botol kaca yg langsung pecah, hancur berantakan.. yaapp, botol madu dan sebotol obat batuk yg baru dibeli kemarin sore 😦 . semuanya pecah ngga berbekas.

bismillah tahun ini :) aamiin

BENTUK SOAL CPNS 2013

Tes Kompetensi Dasar (TKD)
Tes Kompetensi Dasar adalah tes yang diselenggarakan untuk mengukur kemampuan dasar yang diperlukan untuk menunjang keberhasilan seseorang jika yang bersangkutan bekerja atau memangku jabatan sebagai Pegawai Negeri Sipil. Materi Tes Kompetensi Dasar sebagaimana diatur dalam Peraturan Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Nomor 9 Tahun 2012 Tentang Pedoman Pelaksanaan Pengadaan Calon Pegawai Negeri Sipil, yang meliputi:

A. Tes Wawasan Kebangsaan (TWK)
TWK untuk menilai kompetensi pelamar dalam hal penguasaan pengetahuan dan kemampuan mengimplementasikan nilai-nilai 4 (empat) Pilar Kebangsaan Indonesia yang meliputi:
– Pancasila;
– Undang Undang Dasar 1945;
– Bhinneka Tunggal Ika;
– Negara Kesatuan Republik Indonesia (sistem tata Negara Indonesia, baik pada pemerintah pusat maupun pemerintahdaerah, sejarah perjuangan bangsa, peranan Bangsa Indonesia dalam tatanan regional maupun global, dan kemampuan berbahasa indonesia secara baik dan benar).

B. Tes Intelegensi Umum (TIU)
TIU untuk menilai kompetensi pelamar dalam hal kemampuan verbal, kemampuan numerik, kemampuan logika, serta kemampuan analisis.
– Kemampuan Verbal, yaitu kemampuan menyampaikan informasi secara lisan maupun tertulis.
– Kemampuan Numerik, yaitu kemampuan melakukan operasi perhitungan angka dan melihat hubungan diantara angka-angka.
– Kemampuan Berpikir Logis, yaitu kemampuan melakukan penalaran secara runtut dan sistematis.
– Kemampuan Berpikir Analitis, yaitu kemampuan mengurai suatu permasalahan secara sistematik.

C. Tes Karakteristik Pribadi (TKP)
TKP Untuk menilai kompetensi pelamar yang terkait:
– Integritas diri;
– Semangat berprestasi;
– Kreativitas dan inovasi;
– Orientasi pada pelayanan;
– Orientasi kepada orang lain;
– Kemampuan beradaptasi;
– Kemampuan mengendalikan diri;
– Kemampuan bekerja mandiri dan tuntas;
– Kemauan dan kemampuan belajar berkelanjutan;
– Kemampuan bekerja sama dalam kelompok, dan
– Kemampuan menggerakkan dan mengkoordinir orang lain.

nggak suka ‘tahi lalat’ ??

Tahi lalat, sebutan unik dari nenek moyang dulu ini memang selalu menimbulkan rasa penasaran. Apa iya sih mereka adalah ‘tahi lalat’ yang sesungguhnya?

Ternyata bukan. Semua hanya sebutan saja. Tahi lalat adalah bagian dari kulit yang tumbuh karena pengaruh pigmentasi. Umumnya warnanya kecoklatan atau kehitaman, ada yang menempel rata di kulit, ada pula yang muncul.

Rata-rata setiap orang memiliki lebih dari 40 tahi lalat di tubuhnya, yang lokasinya beragam. Ada yang tumbuh di bibir, dan kabarnya pemiliknya adalah sosok yang cerewet. Ada yang tumbuh di pipi, dan kabarnya pemiliknya punya senyuman termanis. Uniknya tumbuhnya tahi lalat ini jadi menimbulkan persepsi unik yang kemudian menjadi mitos yang perlahan dipercaya banyak orang.

Namun, ternyata tak semua tahi lalat ini enak dilihat. Bila tumbuhnya tidak di tempat yang tepat, ia justru terlihat mengganggu. Apalagi jika ukurannya besar, wah bisa mengurangi kepercayaan diri lho.

Untuk itu, ada beberapa orang yang rela melakukan treatment menghilangkan tahi lalat ini. Merogoh kocek ratusan hingga jutaan, demi menghilangkan tahi lalat yang membuatnya tak percaya diri. Oya, selain mengganggu kepercayaan diri, ternyata bila tahi lalatnya jenis yang bisa tumbuh, juga berbahaya bagi kesehatan. Tahi lalat yang warna, bentuk dan ukurannya berubah, mengindikasikan adanya kanker kulit. Hii… seram juga ya. Ada nggak sih cara menghilangkannya secara alami dan tak harus pergi ke dokter?

Dilansir oleh boldsky, ada beberapa bahan alami yang bisa membantu menghilangkan tahi lalat.

Pakai cuka apel

Cuka apel ini memang punya khasiat banyak untuk kecantikan dan kesehatan. Dan salah satunya adalah untuk membantu menghilangkan tahi lalat.
Caranya adalah dengan menyiapkan semangkuk air panas, tuangkan 2 sdm cuka apel ke dalamnya.
Ambil sebuah kapas, rendam di larutan cuka apel, kemudian kompreskan selama 20-30 menit pada tahi lalat yang ingin dihilangkan.
Bilas dengan air dingin atau kompres dengan es batu setelah itu.
Pakai minyak jarak

Minyak jarak atau castor oil juga ampuh untuk membantu menghilangkan tahi lalat. Caranya adalah:
Siapkan 1 sdt castor oil dan campurkan dengan 1 sdt baking soda
Aplikasikan pada area tahi lalat dan diamkan selama semalaman untuk hasil yang terbaik.
Tahi lalat memang tidak bisa serta merta hilang keseluruhan, namun Anda bisa mengulangi step ini beberapa kali agar tahi lalat bisa hilang.
Pakai bawang putih

Herbal ampuh mengatasi tahi lalat adalah menggunakan ramuan bawang putih. Caranya adalah dengan menghaluskan bawang putih kemudian mengompreskannya pada tahi lalat. Biarkan semalaman. Kandungan sulfur pada bawang putih inilah yang akan membantu menghilangkan tahi lalat. Lakukan selama beberapa kali agar tahi lalat benar-benar hilang.

Pakai delima dan jeruk nipis

Petik delima yang sudah ranum, kemudian haluskan dan campurkan dengan jeruk nipis. Gunakan sebagai masker dan biarkan semalaman. Ulangi sampai beberapa hari sampai tahi lalat hilang.

Pakai lidah buaya

Gel lidah buaya adalah bahan yang terbaik merawat kulit dan menghilangkan tahi lalat. Caranya adalah dengan mengambil gel pada lidah buaya dan mengompreskannya. Biarkan selama 2-3 jam. Kemudian ulangi hingga 3-4 hari sehingga tahi lalat pudar dan hilang.

Apabila Anda menemukan tahi lalat Anda berubah bentuk, warna dan ukurannya, lebih baik periksakan pada dokter untuk memastikan bahwa ia bukanlah kanker kulit. Tahi lalat mungkin kedengaran sepele, tetapi saat ia menjadi kanker kulit maka ia juga akan berbahaya bagi kesehatan kulit Anda. (sumber:vemale.com)

Kasih sayang IBU <3 <3

Seorang ibu dalam hidupnya sungguh penuh kasih sayang kepada anaknya..mari kita renungkan kasih sayang hati ibu kepada anaknya..

1. Saat makan, jika makanan kurang Ibu akan memberikan makanan itu kepada anaknya dan berkata, “Cepatlah makan, Ibu tidak lapar.”

2. Waktu makan, Ibu selalu menyisihkan ikan dan daging untuk anaknya dan berkata, “Ibu tidak suka daging, makanlah, nak…”

3. Tengah malam saat dia sedang menjaga anaknya yang sakit, Ia berkata, “Istirahatlah nak, Ibu masih belum ngantuk…”

4. Saat anak sudah tamat sekolah, bekerja, mengirimkan uang
untuk Ibu. Ia berkata, “Simpanlah untuk keperluanmu nak, Ibu
masih punya uang…”

5. Saat anak sudah sukses, menjemput Ibunya untuk tinggal di
rumah besar, Ia lantas berkata, “Rumah tua kita sangat nyaman, Ibu tidak terbiasa tinggal di sana…”

6. Saat menjelang tua, ibu sakit keras, anaknya akan menangis, tetapi Ibu masih bisa tersenyum sambil berkata, “Jangan menangis, Ibu tidak apa apa.” Ini adalah kedermawanan hati seorang ibu Yang sungguh banyak tak di sadari oleh anaknya

Ibu..
Tidak peduli seberapa kaya kita, seberapa dewasanya kita, Ibu selalu menganggap kita anak kecilnya, mengkhawatirkan diri kita tapi tidak pernah membiarkan kita mengkhawatirkandirinya.

Semoga semua anak di dunia ini bisa menghargai setiap kasih sayang seorang ibu

uang tidak bisa membeli waktu

Bekerja dan berusaha merupakan salah satu cara manusia untuk mendapatkan uang. Uang menjadi sumber utama untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari dan memberi nafkah keluarga. Tidak hanya itu, di kehidupan zaman sekarang yang semakin konsumtif, orang semakin sibuk mencari uang lebih untuk memenuhi keinginannya dan mengikuti gaya hidup yang sedang trend saat ini. Bahkan sekarang ini banyak orang yang berpendapat bahwa uang dapat memecahkan masalah kehidupan, uang bisa membuat hidup lebih baik, uang bisa membuat mimpi kita terwujud, dan uang bisa membeli segalanya.

Perlu kita pahami lagi bahwa uang memang bisa membeli semua yang kita inginkan, tapi uang tidak bisa membeli kebahagiaan dan kehidupan yang sedang kita jalani. Kebahagiaan tidak semuanya bersumber dari uang. Kebahagiaan tidak dapat diukur oleh berapa banyak uang yang kita miliki sekarang. Banyak orang kaya yang telah memiliki banyak harta dan apapun yang dia inginkan dapat dia miliki tapi dia tidak merasa bahagia dengan hidupnya karena mereka telah kehilangan waktu-waktu berharga yang seharusnya dihabiskan bersama orang yang paling dicintai. Dan yang paling penting untuk kita pahami, waktu tidak bisa dibeli oleh uang.

kisi-kisainyaaaahh

Untuk itu, lanjut Azwar, setiap CPNS harus mengikuti dan lulus tes kompetensi dasar (TKD), dan tes kompetensi bidang (TKB), sesuai bidang tugas masing-masing jabatan.

Untuk TKD, seperti tahun 2012, kisi-kisinya terdiri dari 3 kelompok.

  • Pertama, tes wawasan kebangsaan (TWK), yang dimaksudkan untuk menilai penguasaan pegetahuan dan kemampuan mngimplementasikan nilai-nilai 4 pilar kebangsaan Indonesia, meliputi Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, Bhineka Tunggal Ika, dan NKRI. NKRI ini meliputi sistem tata Negara, baik pusat maupun daerah, sejarah perjuangan bangsa, peranan Indoensia dalam tatanan regional maupun global, dan kemampuan berbahasa Indonesia secara baik dan benar.
  • Kedua, tes itelegensi umum (TIU), yang dimaksudkan untuk menilai kemampuan verbal, yakni kemampuan dalam menyampaikan informasi secara lisan maupun tulis, kemampuan numeric, yakni kemampuan melakukan operasi perhitungan angka dan melihat hubungan diantara angka-angka.
  • Ketiga, tes karakteristik pribadi (TKP), yang dimaksudkan untuk menilai integritas diri, semangat berprestasi, kreativitas dan inovasi, orientasi pada pelayanan dan orang lain, kemampuan beradaptasi, mengendalikan diri, bekerja mandiri dan tuntas, kemauan dan kemampuan belajar berkelanjutan, kemampuan bekerjasama dalam kelompok, dan kemampuan menggerakkan dan mengkoordinir orang lain.

Adapun kisi-kisi materi tes kompetensi bidang, disusun dan ditetapkan oleh masing-masing instansin pembina jabatan fungsional. Misalnya, untuk guru oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, untuk medis paramedic oleh Kementrian Kesehatan.